0812-8596-5222
Mau Ambil Kuliah S2, Jangan Lupa Pertimbangkan 5 Hal Ini!

Mau Ambil Kuliah S2, Jangan Lupa Pertimbangkan 5 Hal Ini!

Bimbingan TPAApakah kamu berencana melanjutkan studi S2 dalam waktu dekat? Yuk, pertimbangkan lima hal berikut ini agar mendapatkan keputusan yang tepat. Memiliki gelar magister setelah lulus studi S2 merupakan hal yang membanggakan bagi mayoritas orang. Pasalnya, dengan menyandang status pendidikan S2, kamu dianggap lebih unggul dan intelek. 

Kuliah S2 juga memberikan banyak manfaat bagi diri sendiri. Salah satunya, karakter kamu lebih matang dan lebih siap dalam menghadapi persaingan dunia kerja. Selain itu, pendidikan S2 bisa membuka peluang untuk mendapatkan banyak relasi dan pengalaman. Namun, sebelum melanjutkan S2, kamu harus mempertimbangkan lima hal berikut ini supaya bisa mengambil langkah yang tepat.

  1. Tujuan Melanjutkan ke Jenjang S2

Tujuan merupakan hasil yang ingin dicapai oleh seseorang dengan disertai perencanaan dan komitmen. Tanpa tujuan, kerja keras kamu belum tentu memberikan hasil sesuai harapan. Sebagai contoh, kamu ingin melanjutkan kuliah S2 usai wisuda S1 karena mengikuti tren di kampus saat itu.

Setelah kuliah S2 berjalan, semangat untuk sekadar mendengar dosen di kelas perlahan memudar. Kamu juga tidak mampu menyelesaikan tugas-tugas dari dosen. Jika hal itu terjadi, artinya seseorang sudah kehilangan arah. Penyebab utamanya satu, ia tidak memiliki tujuan yang mampu memotivasinya untuk bertahan.

  1. Kemampuan Finansial

Setelah menemukan tujuan studi S2, kamu harus mengukur keuangan keluarga. Pastikan, kedua orang tua memiliki cukup dana untuk mengantarkan hingga menjadi menyandang gelar magister. Jika kedua orang tua tidak mampu membiayai, upayakan kamu mencari pendanaan sendiri.

Salah satu cara mencari pendanaan adalah mengikuti program beasiswa. Saat ini, banyak perusahaan atau instansi yang membuka beasiswa S2 di luar maupun dalam negeri. Namun, untuk mendapatkan beasiswa tersebut, kamu harus mematuhi beberapa syarat. 

Pertama, kamu mesti menunjukkan kualitas diri dan prestasi selama kuliah di jenjang S1. Syarat kedua, berikan bukti tertulis kepada pemberi beasiswa, bahwa kedua orang tua benar-benar tidak mampu secara finansial. Syarat ketiga, tentunya kamu harus mendapatkan rekomendasi dari dosen atau perusahaan yang mendukung.

  1. Jurusan yang Menunjang Karier dan Impian Kamu

Apakah kamu pernah salah jurusan ketika kuliah S1? Kalau pernah, pastikan tidak mengulangi hal itu lagi saat di jenjang S2. Karena itu, pilihlah jurusan kuliah yang sesuai dengan passion dan impian kamu.

Sebagai contoh, kamu ingin menjadi developer software mahir dan profesional. Berarti, jurusan yang harus diambil adalah Teknologi Informasi atau Manajemen Sistem Informasi.

  1. Waktu yang Dimiliki untuk Fokus Kuliah S2

Melanjutkan ke jenjang S2 tidak hanya membutuhkan dana, tetapi juga waktu yang cukup banyak untuk fokus belajar. Jika kamu sudah bekerja, pastikan sanggup untuk membagi kesempatan antara menyelesaikan tugas kuliah dan pekerjaan.

Sementara itu, bagi yang sudah berumah tangga, pertimbangkan juga waktu luang untuk keluarga. Upayakan kamu tetap bisa mengerjakan tugas kuliah secara maksimal tanpa mengganggu quality time bersama keluarga.

Bagaimana jika kamu adalah tipe yang harus fokus pada satu urusan saja? Solusi terbaiknya; kalau tidak sanggup kuliah sambil bekerja, carilah penghasilan sampingan atau beasiswa. Begitu pula bagi yang belum mampu membagi waktu antara pasangan dan kuliah S2, lebih baik tunda niat berkeluarga sampai wisuda.

  1. Target Menuntaskan Kuliah S2

Selama kuliah S2, kamu bisa jadi mengalami beberapa masalah yang mengusik konsentrasi. Ada kalanya, masalah itu—mungkin—membuat semangat berkurang dan hati tidak tenang. 

Selain masalah, sesuatu bisa saja menggoyahkan fokus kamu untuk menuntaskan S2 dalam waktu cepat. Misalnya, saat kuliah S2, kamu jatuh cinta pada seseorang dan memutuskan untuk menikah. Padahal, pernikahan itu tidak ada di deretan rencana jangka pendek.

Jadi, bagaimana solusinya? Solusinya adalah menguatkan komitmen untuk menyelesaikan kuliah S2 sesuai target. Cara menguatkan komitmen, yakni dengan mengingat tujuan kuliah S2 dan perjuangan kamu dalam meraihnya.

Itu dia 5 hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum megambil kuliah S2. Jika kamu sudah mantap untuk mengambil kuliah S2, yuk, mulai persiapkan ujian masuknya.

Kamu sudah tahu belum kalau kebanyakan ujian masuk program S2 menggunakan tes potensi akademik (TPA)? Oleh karena itu, kamu bisa ikut kelas di bimbingantpa.com untuk mendongkrak skor TPA-mu.

Tips Menghadapi Soal TPA Bappenas, Skor Auto Tinggi!

Tips Menghadapi Soal TPA Bappenas, Skor Auto Tinggi!

Bimbingan TPA Mengerjakan Tes Potensi Akademik atau TPA Bappenas membutuhkan strategi khusus. Pasalnya, kamu tidak hanya diminta menjawab soal dengan benar, tetapi juga dengan cepat.

Nah, kali ini, yuk kita ulik apa itu TPA Bappenas dan tips menghadapi soal-soal TPA Bappenas supaya kamu bisa dapat skor yang tinggi. Simak informasinya di sini, ya.

Apa Itu TPA Bappenas?

TPA Bappenas adalah jenis tes potensi akademik (TPA) yang dikembangkan Unit Usaha Otonom Penyelenggara Tes (UUO PT) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Hasil TPA Bappenas digunakan berbagai institusi pendidikan dan perusahaan sebagai standar seleksi masuk.

Tes ini sering disebut juga dengan TPA OTO Bappenas. TPA Bappenas kini tidak hanya digunakan untuk beasiswa S-2 dan S-3 di luar negeri. Berikut contoh seleksi masuk yang menggunakan TPA Bappenas.

  • Program S-2 dan S-3 perguruan tinggi negeri dan swasta dalam negeri
  • Penerimaan pegawai baru
  • Mutasi/promosi jabatan oleh departemen/lembaga non-departemen di pusat dan daerah serta BUMN/BUMD
  • Mutasi/promosi jabatan di perusahaan swasta

Tips Menghadapai Soal TPA Bappenas

1. Pelajari matematika dasar dan teknik hitung cepat

Soal-soal matematika yang digunakan dalam TPA Bappenas adalah soal dasar. Kamu perlu membiasakan diri dengan bentuk-bentuk soal seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan pengalian. Perbanyak latihan dengan berbagai buku soal TPA yang beredar luas. Selanjutnya, cari tahu teknik berhitung dengan cepat. Trik ini akan membantu kamu menghemat waktu

2. Pahami perintah soal

Setiap bagian memiliki perintah masing-masing. Walaupun sudah sering berlatih, sebaiknya kamu tetap membaca bagian perintah dengan cermat, karena tidak menutup kemungkinan adanya perubahan.

3. Berlatih dengan batasan waktu

Ingat, waktu yang diberikan hanya 3 jam untuk 250 soal. Cobalah berlatih dengan memberi batasan waktu, yakni verbal 30 detik/soal, lalu numerik dan penalaran 60 detik/soal.

4. Buat jadwal khusus untuk belajar

Bagi kamu yang sudah memiliki kesibukan, mencari waktu untuk belajar cukup sulit. Buatlah jadwal khusus untuk belajar, agar kamu punya waktu di sela-sela kesibukan.

5. Pertajam logika

Perbanyak latihan soal-soal yang memerlukan penalaran logika. Pasalnya mengerjakan soal logika cukup memakan waktu jika kamu tidak memahami cara mengerjakannya.

Selain itu, kamu dapat mengasah kemampuan berpikir untuk soal bagian lain dengan logika yang tepat.

6. Konsentrasi, tenang, dan tidak panik

Hal yang paling penting adalah berkonsentrasi penuh. Jangan terganggu dengan peserta lain atau pengawas. Selain itu, jangan panik. Tetap kerjakan dengan tenang agar membantu kamu berkonsentrasi. Jika kamu panik, kamu akan kesulitan berpikir.

7. Istirahat yang cukup

Sehari sebelum ujian, beristirahatlah sepenuhnya tanpa ada aktivitas belajar. Lakukan kegiatan yang santai dan dapat membantu menenangkan pikiran. Hindari kegiatan yang melelahkan secara fisik. Tujuannya agar kamu menyegarkan diri kembali sebelum ujian berlangsung.

Sediakan waktu untuk menyiapkan keperluan ujian dengan cermat. Contohnya alat tulis, identitas, atau perangkat dan koneksi internet yang stabil jika ujian dilakukan secara online.

Nah, itu dia beberapa tips untuk menghadapi soal TPA Bappenas. Untuk mendapatkan persiapan yang lebih matang dan hasil yang lebih maksimal, kamu bisa bergabung dengan kelas Bimbingan TPA. Dapatkan soal-soal latihan berkualitas dan tryout  untuk mengevaluasi hasil belajarmu. Klik bimbingantpa.com untuk informasi program belajar lebih lanjut dan pendaftarannya, ya.